Category Archives: Rewog?

Saha Nu Rewog?

Siapa yang Rewog? Ya, saya. Mungkin Anda juga.

Saya rewog karena memang suka menyantap makanan enak.  Tapi makna rewog ini bisa lebih luas, atau setidaknya saya yang memperluas. Rewog dalam artian menikmati suguhan dunia yang terkadang manis, pahit, pedas, asin, asam, maupun tawar. Namanya suguhan baiknya kita terima dengan lapang dada dan nikmati dengan penuh hormat. Apalagi suguhan hidup yang datangnya dari Tuhan Yang Maha Esa.

Ada banyak cara untuk menikmati suguhan dunia. Yang saya ceritakan di sini terdiri dari lima indra namun bukan panca indra :

  • Rewog Lambutna. Lambut artinya perut. Seperti yang sudah disebutkan tadi, saya sangat gemar menyantap makanan enak. Mudah-mudahan seiring dengan peningkatan keahlian memasaknya.
  • Rewog Mastakana. Mastaka artinya kepala. Ada masanya saya tenggelam dalam pikiran hingga merasa gundah gulana. Untuk masa-masa seperti itu, menulis adalah cara yang menurut saya paling ampuh untuk memuaskan diri.
  • Rewog Pananganana. Panangan artinya tangan. Saya selalu menghargai karya tangan karena sifatnya yang lebih personal. Jika sedang menganggur dan jengah melihat tumpukan material bekas, keisengan saya bisa menghasilkan karya tangan yang (tak peduli apa kata orang) selalu saya hargai sendiri.
  • Rewog Sampeanana. Sampean artinya kaki. Kecintaan saya akan jalan-jalan senantiasa membantu saya memperkaya diri. “a trip doesn’t have to be expensive, but it has to be rich” moto saya. Bentuk yang paling sederhana, jalan kaki keliling kota. Oh by the way, I prefer walkaholic to workaholic.
  • Rewog Socana. Soca artinya mata. Kata orang mata adalah jendela dunia. Kalau begitu foto dan video adalah jendela menuju memori. Momen sering hinggap dan terbang secepat angin, karena itu saya sedang belajar menangkap momen dalam bentuk visual.

Siapa yang Rewog? Ya, saya. Mungkin Anda juga? Saya akan dengan senang hati mendapat teman untuk rewog bersama.


Larissa Rena
https://sirewog.wordpress.com